Red Lipstick Revenge

Red Lipstick Revenge

Seperempat abad aku hidup, masih jawaban yang sama terlontar setiap pertanyaan ini dilontarkan.

What is your biggest fear
?

Dengan yakin, aku akan menuliskan satu kata. Lipstik.

Dijamin, hampir seluruh kaum Hawa dewasa yang kukenal di dunia akan berteriak. Kenapa, Bella?!!

Namaku memang berarti cantik dan buat mayoritas wanita di dunia, rias wajah adalah wajib untuk wanita cantik. Meskipun kata inner beauty ramai didengungkan, seraut wajah polos tanpa make-up sepertinya sama hina dina-nya dengan tidak memakai baju yang menutupi aurat.
Continue reading

Cinta dan Rahasia : Teleseri Favorit Baru yang Bikin Baper

cinta dan rahasia title

pic from youtube

Di saat sekeliling gue lagi banyak gandrung drama Korea (drakor), entah kenapa, gue belum terjangkit virusnya. Tiba-tiba, gue malah kepelet sama drama lokal. Eits! Ini bukan sinetron abege yang heboh nggak karuan. Serba glamor dan percintaan nggak jelas. Yang pasti, teleseri ini ditayangkan di stasiun TV lokal favorit gue saat ini, NET.

Jujur saja, stasiun TV yang satu ini memang punya banyak serial yang oke. Sebut saja, sitkom semacam Tetangga Masa Gitu dan OK-JEK, drama Kesempurnaan Cinta, Stereo, dan Catatan Si Boy The Series, hingga yang genre-nya tak biasa seperti Masalembo dan Patriot.

Sekarang, teleseri NET. terbaru yang sedang tayang dan sukses mem-baper-kan penonton adalah serial yang satu ini, Cinta dan Rahasia. Menggunakan judul yang sama dengan lagu tema (yang dinyanyikan dengan manis oleh Yura Yunita dan Glenn Fredly), serial yang simple and sweet ini bikin gue penasaran dan termehek-mehek bak abege lagi.
Continue reading

Senyum yang Telah Kembali

tumblr_msxdepNKkn1qdkk86o1_500.jpg

pic from rebloggy

“Kalo gue jadi lo sih, gue putusin dia secepetnya. Di hari Valentine sekalian, biar dia kapok nggak asal mainin cowok yang beneran sayang sama dia!”

Wajahnya menyorotkan api-api semangat. Energi besar yang berbanding terbalik dengan tubuh kurusnya. Lima bulan aku mengenalnya sebagai teman sekelas, masih saja ia mengejutkanku setiap hari dengan kata-kata tajamnya. Kata-kata tajam yang alih-alih melukaiku, tetapi malah memberikanku banyak makna. Pisau yang merobek kegelapan dan menunjukkan pencerahan.

Dani masih terus bicara panjang lebar. Aku mengamati mata cokelatnya yang bersinar penuh percaya diri. Ia adalah gadis yang tak ragu mengungkapkan apa yang ada di dalam benaknya. Namun, ia bisa menyampaikan sesuatu yang pedas sambil menyelipkan senyum manisnya. Sesuatu yang baru aku sadari seminggu belakangan.
Continue reading

I was Wrong

Best friend can never be lovers. It never works, like putting coffee in a wine glass.

image

Filosofi seorang gadis yang begitu apatis akan persahabatan yang naik tingkat. Begitu kerasnya gue berusaha membuktikan bahwa dua gender yang berbeda bisa menjalin hubungan pertemanan yang begitu dekat dan chemistry yang begitu dalam, tanpa diganggu oleh percikan bernama asmara.

Sebuah prinsip yang coba gue jalanin sepanjang seperempat abad hidup di dunia. Target percobaan dan pembuktian gue : Rendi, sahabat yang tinggal di samping rumah, berulang tahun tiga bulan lebih cepat dari gue. Semenjak berebut boneka beruang bersama saat kami sama-sama berbalut popok, gue langsung tahu dialah belahan jiwa, saudara sehati yang tidak sedarah, dan kami tak terpisahkan sejak detik itu berlalu.

Hanya saja rupanya semesta punya rencana berbeda.

Continue reading