Mantu vs Kanjeng Ratu – Ep.27

Mantu-27.jpg

Nggak gue sangka, gue bakal menginjakkan kaki lagi di rumah ini. Batin gue, saat bergerak masuk ke dalam rumah Aria. Namun, kali ini, tak ada sosok yang dulu membuat gue bener-bener muak. Sosok Hitlerwati yang sekarang terbujur lemah, kehilangan semangat, terpaku dalam bisu. Wanita tangan besi yang kini menjadi tangan infus.

Seminggu berlalu dari musibah kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa Tante Tiya. Tuhan masih memberikannya kesempatan hidup. Continue reading

Advertisements

Mantu vs Kanjeng Ratu – Ep.26

Mantu-26

“Dani.. Dani.. Jangan tinggalin Tante sendiri,” suara lirih Tante Tiya terus terngiang di telinga gue. Seiring masuknya ia ke dalam kamar operasi.

Di luar, ruang tunggu, gue menanti dengan pikiran yang terus berkecamuk.
Continue reading

Mantu vs Kanjeng Ratu – Ep.22

image

Minggu malam identik dengan malam nobar di rumah gue. Nggak cuma Papah dan Rio, datang juga pasukan gibol lain gelar lapak suporter di ruang keluarga. Malam ini, Om Tulus datang bersama tiga anak laki-lakinya, Runo, Adit, dan Fandi. Kali ini laga derby panas Liga Inggris jadi acara utama, Arsenal vs Chelsea.

Gue cuma jadi kambing cengo aja di sofa. Nggak ngerti gue sepakbola. Kecuali bagian ngerusuhin, nyela-nyela, baru deh ikutan.

Continue reading

Mantu vs Kanjeng Ratu – Ep.21

Mantu-21

“Pah, ini Dani. Boleh masuk?” kata gue di depan pintu kamar. Baru sepuluh menit berlalu setelah gue membereskan hasil nongkrong galau di teras. Mengumpulkan keberanian untuk mengorek luka masa lalu Papah.

“Masuk aja, Dani. Nggak dikunci,” sahut Papah dari dalam.

Ternyata, Papah juga sedang mengisi sore dengan nostalgia.
Continue reading