Sang Pemangsa

SANG PEMANGSA (1)

Belasan purnama sejak kita bersua
Entah ini fantasi atau obsesi
Benakku menguraimu
Menjadi seribu wajah fauna

Adakalanya kau adalah angsa putih
Bergerak anggun memukau dunia
Kecantikan dan percaya diri berpadu
Tak seorang berani meragu

Adakalanya kau adalah merpati
Menebarkan damai
Mengepakkan kebebasan
Sejauh apapun kau pergi
Kau tahu kemana harus pulang

Adakalanya kau menjadi kelinci
Lembut, menggemaskan
Menyimpan suara terdalam
Membiarkan elusan menyayangi dirimu

Adakalanya kau menjadi lumba-lumba
Bersahabat dan ringan tangan
Mengulurkan bantuan tanpa harap kembali
Menyelamatkan dan memberi arti

Sayang..
Kini kulihat kau adalah rusa
Berjalan tak sadar ke dalam hutan berbisa
Dimana seekor harimau mengintai
Siap menerkam dan mencabik
Tanpa ampun, tanpa sisa

Kasih sayang palsu
Berhasil mengecohmu
Hamparan uang menghijau
Telah menyilaukanmu

Cakarku telah menancap perlahan
Kau akan segera memohon
“Jangan ambil jiwaku”
Ketidakberdayaanmu jadi canduku

Mungkin aku memang kejam
Mungkin aku memang jahat
Mungkin akulah sang durjana

Kuakui, aku iri
Dengan sosokmu yang terlampau sempurna
Hingga dengki merayuku
Untuk buatmu porak poranda

Memangsa?
Atau dimangsa?
Siapa binatang sejatinya?

#30dayswritingchallenge #day13 #animals
#ODOP2017 #week28

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s