Selamat Datang Babak Kedua ODOP 2017

Welcoming99 days ODOP 2017part 2 (1)

Nggak terasa, gue berhasil melewati 99 hari pertama di One Day One Post (ODOP) 2017. Hingga di minggu ke-17, gue berhasil menyetorkan 45 post, dimana 30 di antaranya tayang di blog ini.

Sejujurnya, post yang bisa gue setorkan di 99 hari pertama ODOP 2017 seharusnya lebih dari 45. Mengapa? Gue terlambat menyadari, kalau artikel-artikel gue yang tayang di keluarga.com, bisa dihitung sebagai setoran penulisan. Begitu pula dengan posting di media sosial lain seperti Facebook dan Instagram. Well, anggaplah belum rezeki, ya. Kembali lagi, fokus kepada konsistensi menulis dan menghasilkan karya, apapun itu bentuk tulisannya.

Berbeda dengan ODOP 2016, dimana gue menyetor tulisan di blog nyaris setiap hari tanpa henti selama 99 hari, kali ini gue bertahan di rerata 2 posts per minggu. Kesibukan yang semakin banyak, termasuk jatah penulisan artikel yang, alhamdulillah, ditambah kuotanya menjadi 20 artikel per bulan, membuat gue memilih untuk mengurangi kuantitas post, namun meningkatkan kualitasnya pula.

Bisa dibilang, tulisan-tulisan yang gue buat di 99 hari pertama ODOP 2017 ini lebih bervariasi dan mendalam. Beberapa tulisan yang menjadi personal favorite gue, di antaranya :

Untuk tulisan fiksi, terinspirasi dari terbongkarnya grup pedofilia di Facebook yang membuat gempar, gue membuat cerita berjudul Don’t Come Near Me. Ini adalah kisah thriller kedua gue, setelah Pintu Kayu dan Iblis Durjana. Nggak disangka, tulisan ini cukup disukai pembaca, meskipun ada juga yang terbawa dalam cerita dan ikut jijik membayangkan si tokoh utama.

Gue juga merambah penulisan resume kuliah dan diskusi via WhatsApp. Yang paling gue suka, tentu diskusi WhatsApp yang meletakkan gue sebagai narasumber. Sebuah kehormatan untuk bisa berbagi ilmu dan pengalaman dengan para penulis yang penuh semangat dari grup SMANSA.

Sebuah terobosan, gue mencoba menulis di area beauty. Melalui Skincare 101 yang membuat gue berjibaku mencari informasi dari berbagai sumber, gue sekaligus banyak belajar tentang perawatan kulit wajah. Dilanjutkan dengan beauty review perdana gue, mengupas produk skincare yang tengah gue pakai saat ini.

write quotes 2

pic taken from pinterest

Dari 99 hari pertama ini, gue masih bergulat pada masalah yang sama. Manajemen waktu untuk menyempatkan menulis. Entah mengapa, walaupun sudah mencoba menjadwalkan, ada saja yang membuat eksekusi berantakan. Biasanya sih, teralihkan oleh ajakan pergi, main dengan anak-anak, ketiduran, atau memang mood gue lebih ingin membaca buku ketimbang mengetik tulisan. Ya, 2 bulan terakhir ini, gue mulai rutin membaca lagi, 1-2 buku per minggu. Memang, gue jarang setor tentang buku apa yang sedang gue baca di thread grup FB ODOP 2017, seringnya antara lupa dan keburu terlewat hari posting-nya hahaha.

Di satu sisi, editor gue di keluarga.com mulai lebih intens mengeksplorasi kemampuan menulis gue. Gue mulai diberikan topik-topik baru. Jika biasanya gue banyak berkutat di artikel kesehatan populer dan pengasuhan balita, sekarang gue banyak diberikan tugas menuliskan kembali kisah-kisah inspiratif. Gue sebenarnya senang, karena gue bisa mengasah kemampuan narasi gue yang mengaduk emosi pembaca. Dimana, ini adalah hal yang tidak mudah. Gue juga mendapatkan tugas membuat photo article, nggak main-main, topiknya tentang fashion!

Inilah yang gue sukai dari menjadi Jane-of-all-trades. Gue memang tipe yang senang mencoba hal-hal baru. Begitu pula dalam penulisan, gue mencoba berbagai tema dan genre. Mungkin bagi beberapa kalangan, ini membuat gue terlihat tidak fokus dan bukan spesialis penulisan tertentu. Namun, buat gue, ini adalah cara gue menghindari writer’s block karena berkutat pada tema penulisan yang itu-itu saja.

Keragaman topik ini pula yang menjadi sasaran gue di 99 hari kedua ODOP 2017. Gue ingin mengeksplorasi lagi tema dan genre yang jarang gue sentuh. Review tempat makan atau jalan-jalan, proyek DIY, resep masakan, book review, adalah beberapa tema yang masuk ke dalam bucket list gue. Mengenai konsistensi menulis, gue masih menargetkan minimal 2 tulisan untuk ditayangkan di blog pribadi ini. Tambahan, gue akan mencoba menulis juga di media sosial lain sebagai variasi.

Target lain adalah meningkatkan frekuensi blogwalking dan meninggalkan komentar, yang mana absen gue lakukan 99 hari kemarin. Gue belum banyak mempromosikan blog gue ini dan sepertinya, gue perlu memperluas jejaring dengan bergabung dengan komunitas blogger. Kelas menulis juga masih menjadi harapan gue untuk bisa diikuti pada tahun ini.

Satu lagi prestasi yang tidak terduga, salah satu tulisan gue masuk ke dalam kumpulan cerita Me Time Story. Buku yang masih dalam proses penyusunan ini akan berisi karya-karya cantik dari mama-mama hebat di grup ODOP 2017. Gue sempat belajar juga membuat review tulisan dan memberikan masukan kepada sesama kontributor. Meskipun gue cuma sempat mengulas sekitar 11 tulisan, namun gue banyak belajar tentang memahami karya penulis lain dan bagaimana cara mereka menuangkan idenya.

write quotes 1

pic taken from pinterest

Kembali gue sangat bersyukur, bisa bergabung dengan ODOP 2017, dimana banyak sekali ilmu yang bisa gue dapatkan dari penulis-penulis handal. Gue masih seekor ikan kecil di kolam yang besar, dengan mimpi tinggi untuk bisa memberikan makna dan manfaat buat kolam tersebut.

Selamat datang babak kedua ODOP 2017. Nantikan aksi guratan aksara gue berikutnya di tahap ini!

 

 

 

#ODOP2017 #week19 #post46

 

Advertisements

One thought on “Selamat Datang Babak Kedua ODOP 2017

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s