Diswap Tips Menulis Artikel – Materi Diskusi

Tips Menulis Artikel

Bergabung dengan grup WA One Day One Post (ODOP) 2017 ternyata membawa banyak berkah buat gue. Nggak cuma tambahan ilmu menulis, info-info lomba atau event menulis, gue dapet kesempatan juga buat membagikan ilmu gue (yang padahal baru seiprit doang ini).

Dari sebuah percakapan berbau sharing tentang pekerjaan menulis, gue mendapat undangan kehormatan buat jadi narasumber diskusi via grup WA. Temanya, tips penulisan artikel, yang gue geluti setahun belakangan ini.

Walaupun udah diberitahu kalo sifatnya nggak formal, tetep aja ya gue deg-degan. Sempet mencoba nyusun materi pake PPT, akhirnya gue nulis materi dalam bentuk narasi biasa, meniru kulwap parenting Minat Baca Anak yang gue ikutin sebelumnya.

Di post ini, gue akan tuliskan materi yang gue share pada diswap yang berlangsung tanggal 28 Februari lalu. Ada sedikit cerita tentang perjalanan gue sebagai penulis artikel dan pengetahuan dasar tentang apa itu artikel. Semoga bermanfaat ya!


#####

Assalamu’alaikum, selamat siang kawan-kawan penulis sekalian..

Perkenalkan, saya Winda. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Teh Hepi R. dan teman-teman semua memberikan waktu bagi saya membagikan sedikit pengalaman dan tips-trik menulis artikel.

Saya telah menulis artikel sejak kelas 2 SMP, sewaktu tergabung di dalam redaksi majalah sekolah. Kegemaran menulis ini kembali aktif sejak saya mengenal blogging dan bekerja sebagai content writer/editor di sebuah situs pariwisata Bandung. Sekarang, saya menjalani karir sebagai freelance writer untuk sebuah situs bertema keluarga, yaitu Keluarga.com. Selain itu, saya juga menyalurkan hobi menulis fiksi di blog dan berjuang menerbitkan e-book dengan saya sebagai penulis tunggal. Sebelumnya, saya pernah berpartisipasi menjadi salah satu penulis pada proyek menulis keroyokan yang digelar di media sosial.

Nah, menggeluti pekerjaan dan kegemaran, membuat saya menyadari perbedaan nyata antara menulis artikel non fiksi dan cerita fiksi. Saya pun masih terus mendapatkan arahan dari editor, membaca artikel-artikel tips menulis dari penulis terkemuka, dan sesekali melihat writing tutorial  di dunia maya.

Seperti kata banyak penulis, untuk dapat menghasilkan tulisan yang berkualitas, kuncinya adalah terus berlatih dan menulis tanpa putus asa. Selain itu, seorang penulis perlu terus mengisi benaknya dengan ide-ide segar. Caranya, rajin membaca, membuka diri untuk pengalaman baru (termasuk jadi tempat curhatan banyak orang hehehe), peka mengobservasi lingkungan, dan tentu saja, bersosialisasi dengan sesama penulis (itung-itung cari dan curi ilmunya hihi).

Untuk menulis artikel, biasanya jika kita bergabung dengan media tertentu, akan ada pelatihan sebelum bekerja atau paling tidak diberikan panduan tentang bagaimana bekerja sebagai penulis media tersebut. Di sini kita akan diberikan pembekalan tentang value yang ingin ditawarkan media tersebut, informasi tentang pembaca, format artikel yang diinginkan, bagaimana meramu tulisan untuk mendapatkan output yang sesuai standar editor, dan sebagainya.

Namun, dalam diskusi kali ini, saya akan memberikan sedikit gambaran bagaimana jika kita sebagai penulis pemula, awam, yang belum bergabung dengan media manapun, untuk dapat membuat sebuah artikel yang menarik dan berkualitas.

Pertama, kita perlu mengetahui dulu, ada beberapa jenis artikel yang umum ditulis, di antaranya :

  1. NEWS : menyajikan fakta, sesuatu yang sedang hangat di masa sekarang atau akan terjadi dalam waktu dekat, memegang prinsip 5W1H (what, who, when, where, why, how)
  2. FEATURE : lebih kreatif, deskriptif, tidak “sekaku” NEWS
  3. EDITORIAL : menuliskan opini penulis, sifatnya persuasif
  4. HOW-TO : memberikan informasi dan petunjuk, berupa langkah-langkah
  5. PROFILE : memberikan informasi tentang seorang tokoh, melalui wawancara dan background research

Artikel dapat ditulis dalam salah satu format berikut :

  1. Esai : berisi pemaparan deskiptif (usahakan tidak lebih dari 5-6 paragraf)
  2. Listicle : daftar, urutan, peringkat (ini yang sedang hits!)
  3. Naratif : cocok untuk menceritakan pengalaman, menyelipkan opini

Saya menyarankan, untuk mendapatkan artikel padat berisi, yang bisa diselesaikan dalam tidak lebih dari 15 menit membaca, tulislah artikel yang berisi 500 – 1000 kata.

Sebelum mulai menulis dan memilih topik, hal pertama yang perlu kita pikirkan adalah mengenali siapa pembaca kita. Know your audience.

Mengapa?
Karena artikel yang tepat sasaran adalah artikel yang diperlukan oleh pembaca.
Yang menangkap suara mereka.
Memberi solusi atas pertanyaan atau permasalahan mereka.

Fokuskan pada segmen pembaca tertentu, nggak perlu ngoyo buat menjaring segmen terlalu luas. If you write for everyone, you write for no one.

Apa yang perlu kita gali dari pembaca?

  1. Demografi standar : usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, lokasi tinggal
  2. Tujuan mereka membaca : hiburan, informasi, pendidikan
  3. Akses membaca : media seperti apa yang banyak digunakan
  4. Tipe bacaan favorit : untuk pendekatan format dan jenis artikel
  5. Masalah yang perlu dipecahkan

Setelah mengenali siapa pembaca kita, kita dapat mulai menentukan topik tulisan.

Beberapa jenis topik yang kita bisa tulis :

  1. Isu yang sedang hangat
  2. Sesuatu yang masih “asing” atau jarang dibahas
  3. Hal-hal yang tampak sepele dan diremehkan
  4. Bidang yang kita kuasai
  5. Pengalaman yang lumrah terjadi dan dekat dengan hidup pembaca

Bacalah beberapa artikel dengan topik sejenis dan gaya penulisan berbeda. Tujuannya :

  1. Menemukan perspektif atau sudut penulisan baru
  2. Membuat gaya penulisan berbeda
  3. Menggali kaitan dengan topik lain

Selain membaca, saya juga sering bertanya kepada banyak teman, tentang apa yang menarik perhatian mereka sebagai sumber topik. Mengamati status-status di media sosial juga menjadi langkah favorit saya untuk menemukan percikan ide untuk judul tulisan.
Bagaimana proses penulisan artikel yang terstruktur rapi?

  1. Brainstorming ide-ide
  2. Mencari sumber-sumber yang relevan (dengan googling dan browsing, pilih sumber yang kredibel untuk diletakkan link-nya di dalam tulisan)
  3. Mind mapping
  4. Membuat draft kasar, berupa kerangka tulisan, potongan-potongan kalimat/ide
  5. Merapikan draft dengan menyusun tulisan dalam bentuk kalimat-kalimat lengkap dan berparagraf.
  6. Editing (cek teknikal seperti tanda baca,huruf kapital, ejaan, kata serapan, kesesuaian kalimat, hal-hal yang berkaitan dengan tata bahasa)

Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan saat menuliskan artikel :

  1. Jujur dan hindari plagiarisme
  2. Cantumkan atau tautkan sumber, sehingga tulisan kita jelas kredibiltasnya
  3. Buat judul yang membuat pembaca penasaran dan mau membaca artikel kita
  4. Pakai foto atau gambar yang memikat (selain nyambung) dengan isi artikel
  5. Rajin mempromosikan artikel dengan share ke forum-forum terkait

Menjadi penulis artikel yang mampu memenuhi standar dan menghasilkan karya-karya berkualitas, bukanlah hasil instan. Teruslah berlatih, bertanya, dan belajar, karena penulis yang sukses, adalah mereka yang mau terus menimba ilmu 🙂

#####

Itulah materi yang gue share kepada peserta sebelum diskusi dimulai. Materi ini dibagikan dulu oleh Teh Hepi sebagai moderator, barulah gue masuk ke dalam grup untuk memulai diskusi.

Hasil diskusi selengkapnya, gue akan sambung di post berikutnya.

BTW, gue baru nyobain bikin image pake Canva. Beneran, bikin nagih! Berkat info dari Teh Shanty, gue jadi nemu cara bikin gambar yang oke dan pilihan fonts-nya keren-keren. #bukanpromoberbayar

Resapi dulu materinya ya, sambung ke post berikutnya!

#ODOP2017 #week10 #post13

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Diswap Tips Menulis Artikel – Materi Diskusi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s