#Lagu90anBercerita : Dongeng Diva

 

Print

Nothing lasts forever. So sorry to tell you guys, that me and @damnhotdiva are not together anymore. Apparently, some people are too good to be true. Or, should I say, the good things are far from the truth, after all.

Oke. Nampaknya hari ini kiamat dateng buat gue.
No. It is not a big zit sitting comfortably in my porcelain face.

My boo just dumped me. Online. In Instagram. Only mentioning me, without telling me upfront.

Dan post sialan itu mendapatkan likes lebih banyak daripada foto terbaru gue dalam bikini Gucci terbaru, yang diambil minggu lalu di pantai pribadi milik Papa. Geez! I just wanna curse, curse, and curse!

Belum juga setengah tahun kita jadian. Baru bulan lalu kita honeymoon ke Hawaii, berdua aja. Baru aja salah satu clothing yang lagi hits di medsos, mutusin buat endorse kita setahun ke depan.

WHY OH WHY????


Gue melangkah mengambil music player, menyetel satu album Adele. Menyalakan video di tablet dan mulai merekam.

Never mind I’ll find, someone like you…


Suara emas gue keluarin. Gue pasang pose sedih, hancur, patah hati, namun tetap seksi. Percuma saja, gue dinamain Diva, kalo nggak bisa ngeluarin potensi bintang gue. Walaupun dalam kondisi terpuruk sekalipun.

Gue nggak boleh lama-lama jomblo.

Followers gue bisa kabur, ngeliat idola cantik mereka ini nggak menggandeng cowok tercakep, terkaya, terkeren yang digilain di dunia maya.

Oke, first thing first. Mari bikin balesan yang elegan, tapi nusuk jleb jleb!

Sret sret! Dengan gesit, gue merias wajah, membuatnya kuyu, seakan habis menangis semalaman. Rambut pun gue acak-acak. Tank top sedikit gue turunkan. I should look like a mess.

Lagulagu Adele masih menjadi backsound. Gue mulai terisak, tersedu, curhat ke arah kamera. Menuturkan betapa besar rasa sayang gue buat Devan. Betapa kita sebenarnya made for each other. Menuangkan kecemasan gue, kalo Devan mungkin takut dan nggak siap akan masa depan kita. Mendoakan Devan mendapatkan cewek yang lebih baik dari gue (meskipun gue yakin itu NGGAK MUNGKIN!)

I should be the fragile DIVA. Then I will rise, I will say “I will survive”. And, back in the game!


Gue mengunggah video tadi ke dalam vlog dan Instagram. Tak perlu waktu lama, ribuan likes masuk. Rupanya mereka masih jatuh hati pada puteri berwajah dan berhati porselen ini. Gue tertawa puas. Rasakan itu, Devan! Gue nggak akan jatuh cuma karena lo, dasar cowok cemen!

You pretend you’re high
You pretend you’re bored
You pretend you’re anything
Just to be adored

****

Musik David Guetta tiba-tiba mengalun. Seseorang, dengan nomor luar negeri, menelepon gue! Siapa ya?

Hello, Diva’s speaking.
Hei, Diva, apa kabar, cantik?
Siapa ya?Masa lo lupa sama gue? Ini Tian, yang dua tahun lalu jalan ke Ibiza sama lo!

OMG! Tian! Christian Triadi, si untouchable! Ada angin apa dia telepon gue tiba-tiba begini?

Ingatan gue melayang. Gue kenalan sama Tian, dalam perjalanan gue ke Ibiza bareng sepupu-sepupu gue. Kak Joan, kakak sepupu gue ternyata teman satu SMA Tian. Tian pun ikut bergabung dengan rombongan kami. Gue berusaha keras menarik perhatiannya. Namun, bagi Tian, gue hanyalah gadis remaja ingusan, anak SMA yang lagi kesengsem cinta monyet.

Setelah penolakan Tian, petualangan cinta gue dimulai. Gue harus menjadi diva sejati, menguasai segala bentuk permainan cinta. Gue wanita dewasa, yang harus ia puja. Tian harus takluk di tangan gue, suatu hari nanti.

Sepertinya, hari penaklukan itu akhirnya tiba.

Pembicaraan kami pun mengalir. Tian sekarang tinggal di Los Angeles. Ia kuliah di sebuah sekolah bisnis, sambil mengisi waktu senggang dengan nge-DJ. Tian diam-diam mengikuti sepak terjang gue di media sosial. Ia tidak menyangka, gue berubah begitu memesona.

Wow! Tian memuji gue! Pipi gue memerah.

Singkat cerita, Tian mengajak gue berlibur ke Los Angeles. Ia mengundang, gue harus menontonnya tampil di salah satu event, summer dance party. Tian akan mengisi acara sebagai DJ. Wah! Benar-benar spektakuler!

Tentu saja gue mengiyakan ajakan Tian. I really need a vacation. With a hot guy. My kind of guy.

Papa dan Mama masih lama stay di Singapura, sampai adik gue, Trisha, selesai melakukan persiapan masuk SMA di sana. Ah, mereka tampaknya tak peduli kemana gue pergi. Trisha lebih menarik perhatian mereka. Dengan otak encernya, yang mampu memenangkan beasiswa sekolah di Singapura.

Padahal, dulu gue juga sepinter dia. Berhasil menjadi peringkat kedua NEM tertinggi di Medan semasa SMP. Hanya saja, gue lebih menyadari kalo dunia abad 21 lebih cerah bagi cewek yang cantik, bukan cewek culun kutu buku yang hobinya bereksperimen ilmiah, tapi nggak tahu apa itu Snapchat.

Oh please, just shoot me! Nggak punya Snapchat hari gini? What a dork!

 Ah lupakan saja, sekarang ini cuma Tian yang ngerti gue. Tian, oh Tian…

Malam itu gue pun bermimpi, gue dengan Tian. Berdansa di pinggir pantai, berdekatan mesra. Begitu hangat, kemudian memanas. Sempurna.

You stupid girl
You stupid girl
All you had you wasted
All you had you wasted

****

TIDAK!!
Bukan seperti ini yang seharusnya terjadi!

Seharusnya gue bersama Tian, menjadi pasangan paling dipuja seantero dunia maya!

Tian, Tian, Tian. Kenapa lo tega lakuin ini ke gue?
Lo jemput gue, lo bawa gue naik mobil mewah.
Gue pikir lo mau ajak gue kencan romantis.

Lo kasih gue ke orang-orang nyeremin ini. Demi segepok dolar.
Tian, kenapa suara tawa lo yang seksi itu berubah begitu kejam?

Tian, lo namain gue Diva, si barang bagus, kualitas kelas satu.
Apa gue cuma sekadar mainan buat lo?
Apa gue bakal jadi mainan para lelaki mesum ini?

Tian, lo keterlaluaaaan!

Papa, Mama, maafin Diva!
Tuhan, tolong gue! Gue nggak mau masuk neraka dalam keadaan bernyawa!

AAAAAHHHHHHHHH!!

****

Breaking News : Seorang mantan selebgram ditemukan dalam keadaan mengenaskan di sebuah apartemen kumuh di New York. Korban diduga menjadi salah satu korban perdagangan manusia. D (21) telah menghilang selama 1,5 tahun setelah dikabarkan pergi berlibur ke Amerika Serikat, menurut akun Instagramnya. Korban kini mendapatkan perawatan intensif karena telah mengalami keguguran berkali-kali dan ketergantungan narkoba yang diduga diberikan oleh komplotan perdagangan budak nafsu asal Asia.

 

#nowplaying Stupid Girl – Garbage (1995)

#Lagu90anBercerita #ODOPfor99days #day102

Gambar dari sini

 disclaimer : segala kebetulan dalam cerita ini hanyalah dibuat sebagai bumbu cerita, bukan untuk mendiskreditkan pihak tertentu 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s