Tersenyum dalam Keterbatasan

image

Syukur. Satu kata yang bermakna begitu dalam. Sesuatu yang seringkali dilupakan, diabaikan, dikesampingkan dengan begitu saja.

Menjalani satu bulan pertama menjadi ibu rumah tangga, jujur saja, saat mengalami rasa lelah, jenuh, atau kecewa dalam rutinitas kerap membuatku mengeluh akan “keterbatasan” yang kumiliki kini.

Melihat foto teman-teman pekerja yang asyik maksi cantik, working mom yang bisa leluasa ngobrol atau browsing siang-siang, bikin ngiler ngeces cemburu iri dengki. Sementara di waktu yang sama, aku sedang digelayuti anak rewel dan sibuk mencari perhatian yang cukup menguras emosi dan stok sabar :p

“Enaknya mama yang di rumah, jam segini bisa bobo siang sambil unyel-unyel anak.”

“Asyiknya bisa nungguin dan main sama anak di sekolah. Nggak cuma ketemu sebentar di pagi dan malam hari.”

“Rame ya rumah lo, ada 2 anak lucu, aktif, dan pinter.”

Sekilas obrolan emak-emak yang mencoba saling menghibur, saling menguatkan, untuk tetap ikhlas menjalani pilihannya masing-masing.

Tak hanya masalah waktu dan kesempatan untuk main, berhenti bekerja tentu menimbulkan konsekuensi finansial, alias kondisi isi dompet. Jujur, aku masih belajar (atau mencari trik) bagaimana menjadi smart shopper. Berhenti total belanja buatku bukan solusinya. Sama seperti perokok, langsung tak mengepulkan asap tentu bukan perkara gampang.

Sekali lagi, aku harus bersyukur. Masih bisa berbelanja online setiap bulan. Masih mampu membayar, bukan hit n run alias PHPin seller. Masih lancar dapetin kode voucher #eh #sungkemmaster

Nikmat mana lagi yang kudustakan?
image

Sebenarnya, status terbatas ini tercipta dari keterbatasan yang kubuat sendiri. Ini akibat dari cara pandang kacamata kuda. Cuma meratapi diri sendiri. Padahal, keterbatasanku adalah kemewahan bagi orang lain.

Di sisi lain, keterbatasan buatan ini bisa jadi pemicu hal positif lain. Jadi cari ide obyekan, bisnis, nambahin duit jajan dengan cara halal. Jadi memotivasi belajar masak. Jadi menikmati setiap menit bisa main dan ketawa sama dua jagoan. Jadi punya waktu dan energi lebih buat menulis.

image

Jadi, sekali lagi, nikmat mana lagi yang kudustakan?

Yah, si adek bangun. Saatnya kembali tersenyum dalam keterbatasan 🙂 #ambildispo #waktunyaganti

#ODOPfor99days #day36

pic : quotesgram

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s