Kembali Bersatu

image

Harum ini begitu kukenal. Aroma minyak after shave yang selalu kaugunakan seusai bercukur. Kuhirup perlahan, meresapi setiap molekul bau, menyusup ke setiap sel indera penciuman yang kupunya.

Rasanya kau begitu dekat. Ya, itu yang diungkapkan sinyal-sinyal dalam tubuhku. Sepertinya ada sebuah radar infra merah, berhasil menangkap panas tubuhmu, keberadaanmu berhembus seiring kabar yang angin bawa serta.

Firasatku benar. Seratus langkah di depan, bayangmu tampak seperti nyata. Mendekat dan memupus jarak di antara kita. Garis senyummu semakin jelas di kedua lensa mataku. Derap sepatu kulitmu sayup-sayup mengeluarkan irama khasnya. Tap, tap, tap. Langkah pasti terayun mantap.

Kuulurkan tanganku, mencoba meraih tangan kokoh di seberang sana. Tiba-tiba kabut dingin serta merta menerpa. Hadirmu menghilang kembali, untuk sesaat atau selamanya? Ah, tak tahu lagi berapa lama aku harus bersua dengan kesepian dan kesunyian lagi.

Lilin-lilin semangat hidupku semakin redup dan redup, tahun demi tahun tiadanya dirimu menemani hari-hariku. Kuhitung sudah tiga tahun lewat dari satu dasawarsa, aku sendiri saja.

Nyeri itu datang untuk kesekian kalinya. Dari hati yang diiris sembilu, sesaknya nafas memburu, bergolaknya rasa tak nyaman dalam perut, hingga syaraf yang seakan lumpuh. Jiwa dan ragaku berteriak, ingin mereguk seteguk dua teguk cairan penyambung nyawa.

Kupejamkan mata, panjatkan sepatah dua patah doa pada Yang Kuasa. Satukan kami dalam waktu yang menurutmu masa terbaik. Bila kini saatnya, aku siap, aku takkan menolaknya.

Ringan dan ringan, awan putih menyambut kedatanganku. Di ujungnya, kehangatan jemarimu terasa menembus kulitku. Dan… aku tahu, kau kini ada di sampingku. Aku dan kamu mengabdi dalam keabadian.

Ku berdiri .. ku sendiri
Tiada ada lagi resah di hati
Semua telah jauh pergi .. semua telah jauh pergi
Dan ketika .. dan kurasa
Langit biru dan harum pagi
Melayang dan kini menyepi
Tenggelam .. rindu bebas
Telah kucoba .. merasakan
Reguk semua kedamaian .. maya menjadi kenyataan
Andaikan ini .. surga 

#nowplaying Lepas Jiwa-NAIF

*Tidurlah dengan tenang, Nenekku sayang. Kini kau bersatu kembali dengan cinta sejatimu, Aki, sang belahan jiwamu. Menjadi penghuni nirwana, melanjutkan kesetiaanmu kepadanya di alam berbeda* 

#ODOPfor99days #day25

pic : tumblr.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s