Birth Club : Sehati Seia Sekata

image

Salah satu kendala sosialku selama hidup ini adalah bisa bergaul akrab dan natural dengan sesama perempuan. Apa mungkin karena pembawaan yang bisa dibilang KURANG feminin, bisa mingle dengan cewek-cewek itu jadi tantangan buatku, dari zaman kecil dulu.

Alhasil, sering banget aku terjebak dalam situasi canggung saat bersosialisasi dengan sesama perempuan. Jumlah perempuan yang akhirnya jadi sahabat dekat pun tergolong nggak banyak. Hanya yang yang berkuping panci, muka tembok, hati baja, yang awet berteman denganku ini xD #tutupmuka

Tapi…itu dulu.

Sejak naik pangkat jadi emak-emak, rupanya sisi keibuan ini membawa berkah baru. Aku bisa memulai dan mengikuti pembicaraan antar mamah-mamah muda, dengan cukup mulus dan nggak terlalu bikin mules. Topiknya pun nggak jauh jadi masalah anak dan pengalaman lain sebagai emak-emak.

Dan…aku harus berterima kasih sama sebuah situs mama masa kini, The Urban Mama (TUM). Kitab emak muda abad 21. Lewat TUM pun, aku punya “keluarga” baru, lewat thread Birth Club, yang berlanjut (as usual) ke grup WhatsApp (WA).

Birth Club ini terasa spesial karena meskipun kami semua Bhinekka Tunggal Ika, alias punya latar belakang yang berbeda-beda, kami semua disatukan oleh anak yang lahir pada bulan dan tahun yang sama. Singkat cerita, basically, we face the same main problem.

Jadilah grup ini rame, HP selalu ting tang ting tung, saling bahas berbagai hal, mulai dari milestones tumkem anak, manajemen ASIP, curhatan ala emak, bagi-bagi resep MPASI, rekomen hal-hal favorit yang berujung sebar racun belanja (baju, tempat makan, mainan, buku, atau lipen apa yang cetar saat ini haha), termasuk sharing foto dan video si kecil.

Pastinya, kita pun selalu support each other saat ada masalah, misalnya saat anak sakit, galau mau resign kerja atau nggak demi anak, ditinggal ART, dan aneka problematika lainnya. Biasanya, saat curhat, kami jadi berkomentar, “Wah, aku juga ngalamin ini, nih!”

Bila waktu mengizinkan, adakalanya playdate diadakan. Termasuk pesta ultah akbar untuk merayakan hari jadi pasukan bocil kami tersayang.

image

Dengan 2 jagoan kini, aku bergabung ke 2 birth club berbeda. Keduanya sama asyik, meskipun dengan karakter mama-mama yang tak sama.

Sayang, seringkali aku cuma jadi silent reader karena tertinggal chats yang sudah berderet-deret. Bingung mau mulai respon darimana. Atau tak jarang aku bisa on di jam “kalong”, saat mayoritas sudah asyik kemulan di kasur. Ada juga momen dimana aku merasa roaming karena apa yang dibahas di luar minat pribadiku.

Biarpun begitu, they are my new lovely gank. Meskipun mayoritas masih berupa teman maya, yang belum bertatap muka, menghabiskan waktu real bersama. Ini jawaban tepat untuk tetap menjalin pertemanan, mengingat waktu bercengkrama dengan teman-teman lama sudah semakin sempit, jarang terlaksana, karena kesibukan masing-masing.

Semoga pertemanan maya ini menjadi kisah manis yang nyata dalam dunia per-emak-rempong-tapi-kece #dadahalaratusejagat #tsaelah ~\(≧▽≦)/~

#ODOPfor99days #day8

pic : blog.silentsorority.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s